Senin, 29 Oktober 2012

Daun Dewa


Daun Dewa [Gynura segetum (Lour.) Merr.] merupakan salah satu herbal legendaris bagi penyembuhan terapi kanker di indonesia. Di cina tanaman yang biasa tumbuh disekitar pekarangan kita dikenal dengan nama San qi cao. Sebelum jauh membicarakannya, berikut gambar daun dewa:

daun dewa 2 300x245 Daun Dewa Herbal Legendaris Penumpas KankerDeskripsi detail Daun Dewa 

Bagi yang sudah terbiasa melihatnya dipekarangan rumah, orang jawa biasa mengenalnya juga dengan istilah Beluntas Cina. Tanaman ini termasuk tanaman semak tahunan dan memiliki beberapa nama daerah. Ia hidup di ketinggian 0-1000 meter di atas permukaan laut, dan tumbuh liar di beberapa kawasan hutan di Indonesia. Batangnya lunak berwarna hijau dengan alur memanjang.
Ketinggiannya mencapai 30 sampai 50 cm. Daunnya tunggal berambut lebat, warna permukaan atas hijau tua dan bawah hijau muda. Panjang daun 8-20 cm, lebar 5-10 cm. Daunnya berwarna hijau tua dengan garis ungu di tepinya. Warna daun bagian atas lebih tua ketimbang bagian bawah, sementara kedua permukaan daun memiliki bulu-bulu halus. Bentuk daun bulat memanjang, dengan tepi berlekuk, bertangkai daun sangat pendek. Lalu, batangnya berambut halus, lunak, dan berwarna ungu kehijau-hijauan. Tinggi batangnya hanya 10-25 cm.. Bunganya muncul di ujung batang. Sebelum mekar, bunganya mirip kancing, dan berbentuk seperti kumpulan benang sari berwarna kuning cerah setelah mekar. Mahkota bunga berwarna kuning dengan ujung merah kecokelatan. Dari bunga, biasanya langsung rontok, tidak sempat menjadi buah. Kalau pun berbuah, bentuknya lonjong dengan diameter 4-5 mm. Yang tak kalah menarik adalah akarnya yang membentuk umbi dengan panjang sekitar 5-8 cm. Ukuran penampang antara 3-5 cm. Kulit umbi berwarna keabu-abuan, sedangkan daging umbinya tampak bening sampai keruh.

Kandungan kimia Daun Dewa

Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia, seperti saponin, minyak atsiri, flavonoid, dan tanin. Efek farmakologisnya dapat melancarkan bekuan darah, menghentikan perdarahan, menurunkan panas, membersihkan racun, penghilang nyeri, dan antiradang. Daun dewa bahkan berpotensi untuk mengobati penyakit kanker. Sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan oleh empat mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun 2003.  Prof. Hembing Wijayakusuma, memasukkan daun dewa sebagai obat kanker/tumor selain temu putih. Beliau juga menyebutkan bahwa daun dewa bisa  dimanfaatkan untuk mengobati kesemutan, liver berlemak dan asam urat.

Daun dewa (Gynura pseudochina (Lour.) DC) bagi para
praktisi obat sudah tidak asing. Tanaman ini dapat
digunakan dalam keadaan masih segar dan atau dalam
bentuk simplisia. Keuntungan ganda dari tanaman ini
adalah selain digunakan sebagai obat, daun dewa juga
bsia sebagai sayur dalam bentuk lalapan. Ada sebagian
orang menyebut tanaman daun dewa untuk tanaman sambung
nyawa, atau sebaliknya. Hasil kajian ilmiah
determinasi tumbuhan terhadap kedua tanaman tersebut
oleh Pusat Penelitian Biologi - LIPI, Bogor,
menyebutkan bahwa nama ilmiah daun dewa adalah Gynura
pseudochina (Lour.) DC dan sambung nyawa adalah Gynura
procumbens (Lour.) Merr.
Tanaman yang konon berasal dari Birma dan Cina ini
digolongkan pada tumbuhan terna, dengan tinggi 30 –
45, tumbuh tegak dan memiliki umbi. Selain daunnya,
umbi tanaman ini juga bisa digunakan sebagai obat.
Pada saat ini tanaman daun dewa sudah banyak
didapatkan di Pulau Jawa, bahkan sudah menyebar ke
Pulau Sumatera.
Daun dewa termasuk suku Asteraceae, marga Gynura
dengan klasifikasi sebagai berikut :
Klasifikasi
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Asterales
Suku : Asteraceae (Compositae)
Marga : Gynura
Jenis : Gynura pseudochina (Lour.) DC
Ciri morfologi tanaman daun dewa adalah :

Batang, pendek dan lunak, tumbuh tegak dengan tinggi
30 – 45 cm, berbentuk segilima, penampang lonjong,
berambut halus dan berwarna ungu kehijauan.

Daun, berdaun tunggal, tersebar mengelilingi batang,
bertangkai pendek, berbentuk bulat lonjong, berdaging,
berbulu halus, ujung lancip,tepi bertoreh, pangkal
meruncing, pertulangan menyirip, berwarna hijau,
panjang daun sekitar 20 cm dan lebar 10 cm.
Bunga, majemuk yang tumbuh di ujung batang, bentuk
bongkol, berbulu, kelopak hijau berbentuk cawan,
benang sari kuning dan berbentuk jarum.

Biji, berbentuk jarum, panjang sekitar 0,5 cm,
berwarna cokelat

Akar, merupakan akar serabut, berwarna kuning muda
membentuk umbi sebagai tempat cadangan makanan

Efek Farmakologi
Daun dan umbi dari tanaman daun dewa bisa dipergunakan
sebagai obat antikoagulan (mengencerkan bekuan-bekuan
darah), anti pembengkakan, luka terpukul, melancarkan
sirkulasi darah, menghentikan pendarahan (batuk darah,
muntah darah, mimisan), mengurangi pembengkakan atau
benjolan pada payudara, serta sangat efektif untuk
obat memperlancar haid. Tanaman daun dewa juga
memiliki rasa khas dan bersifat netral. Berdasarkan
hasil penelitian dan pengalaman empiris diketahui
bahwa tumbuhan ini bersifat antikoagulan,
antikarsinogen, antimutagenitas dan diuretic (peluruh
kencing). Selain itu juga diketahui bahwa semua bagian
tanaman ini dapat dipergunakan untuk mengobati tumor
payudara dan luka bakar.
Kandungan Kimia
Berdasarkan hasil penelitian para ahli bahwa kandungan
kimia yang terdapat pada tanaman daun dewa diantaranya
berupa senyawa flavanoid, asam fenolat, asam
klorogenat, asam kafeat, asam p-kumarat, asam
p-hidroksibenzoat dan asam vanilat. Kandungan dan
manfaat senyawa flavanoid, saponin, dan minyak atsiri
diindikasikan dapat menurunkan kolesterol darah.
Minyak atsiri pada daun dewa diduga dapat merangsang
sirkulasi darah, juga bersifat analgetik dan anti
inflamasi. Minyak atsiri dan flavanoid juga bersifat
sebagai antiseptic. Senyawa lain yang terdapat pada
daun dewa adalah alkaloid, tannin dan polifenol.
Daun Dewa, Kanker, dan Stroke
DAUN dewa dikenal juga dengan sebutan bluntas China.
Tumbuhan semak ini hidup di ketinggian 0-1000 meter di
atas permukaan laut, dan tumbuh liar di beberapa
kawasan hutan di Indonesia. Batangnya lunak berwarna
hijau dengan alur memanjang. Ketinggiannya mencapai 30
sampai 50 cm.
Daunnya tunggal berambut lebat, warna permukaan atas
hijau tua dan bawah hijau muda. Panjang daun 8-20 cm,
lebar 5-10 cm. Bunga keluar dari ujung tangkai,
berwarna kuning.
Akarnya membentuk umbi, dengan panjang antara 3-6 cm
berdiameter sekitar 3 cm.
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia,
seperti saponin, minyak atsiri, flavonoid, dan tanin.
Efek farmakologisnya dapat mencairkan bekuan darah,
menghentikan perdarahan, menurunkan panas,
membersihkan racun, penghilang nyeri, dan antiradang.
Daun dan Umbi
Menurut Dr Setiawan Dalimartha dan Hadi dari Atlas
Tumbuhan Obat Indonesia, bahwa bukan hanya daunnya
yang bermanfaat, juga umbinya dapat menghilangkan
pembekuan darah di pembuluh darah, sehingga
memungkinkan sebagai obat stroke dan jantung koroner.
Selain itu umbinya berkhasiat untuk mengatasi bengkak
karena memar, tulang patah, perdarahan sehabis
melahirkan, dan sakit jantung.
Daunnya berguna untuk luka pukul, melancarkan
sirkulasi darah, menghentikan perdarahan, pembengkakan
payudara, infeksi kerongkongan, terlambat datang bulan
dan digigit binatang berbisa.
Cara pemanfaatannya, antara lain direbus, lalu diminum
airnya. Daunnya juga dapat dimakan mentah sebagai
lalapan. Untuk pengobatan luar, daun segar atau umbi
segar digiling halus lalu tempelkan ke bagian tubuh
yang sakit, seperti pembengkakan payudara, memar,
bengkak akibat tulang patah, wasir, digigit hewan
berbisa, luka bakar, tersiram air panas, luka
berdarah, bisul, radang kulit bernanah, borok di kaki,
cantengan dan kutil.
Untuk luka bakar dan luka teriris, umbi daun dewa
dipipis, tambahkan sedikit gula merah sehingga menjadi
adonan seperti salep. Ramuan tersebut dibalurkan pada
bagian tubuh yang sakit, lalu dibalut. Untuk sakit
jantung, ambil umbi segar 10 gram, tumbuk halus,
tambahkan air 1/2 gelas, saring ampasnya, minum airnya
setiap sore, atau 2-4 lembar daun dilalap 3 kali
sehari.
Untuk perdarahan pada perempuan, batuk/muntah darah,
dan payudara bengkak, ambil sebatang daun dewa dengan
berat sekitar 15 gram, rebus dengan 3 gelas air sampai
tersisa separonya. Setelah dingin, dibagi untuk 3 kali
minum, yaitu pagi, siang dan sore, masing-masing 1/2
gelas.
Untuk bisul dan koreng, ambil daun dewa dan daun sosor
bebek, keduanya dengan ukuran sama banyak, setelah
dipipis, ramuan ini ditempelkan pada bisul atau
koreng, lalu dibalut.
Mengatasi gigitan binatang berbisa, ambil umbi daun
dewa secukupnya, tumbuk halus. Bubuhkan di bagian
tubuh yang tergigit binatang berbisa, lalu dibalut.
Bila panas pada anak, ambil daunnya, lalu tumbuk. Air
perasannya diminumkan.
Penelitian
Mengenai khasiat daun dewa bagi penyembuhan kanker,
empat mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM)
Yogyakarta pernah mengadakan penelitian pada tahun
2003. Dengan dasar pemikiran proses perkembangan
kanker sama dengan proses pertumbuhan
pembuluh-pembuluh darah baru, mereka menguji efek
ekstrak daun dewa terhadap pertumbuhan pembuluh darah
baru. Mereka menggunakan telur ayam dengan embrio di
dalamnya tengah berkembang, sebagai bahan percobaan.
Ekstrak daun dewa yang mereka peroleh dengan
menggunakan etanol diteteskan ke telur-telur itu dalam
jumlah berbeda. Mereka juga menyiapkan sebutir telur
yang berada dalam lingkungan yang sama sebagai
perbandingan.
Hasilnya, ekstrak daun dewa terbukti dapat menghambat
pertumbuhan pembuluh darah baru. Pertumbuhannya
terhambat sebanding dengan jumlah tetes ekstrak daun
dewa yang diberikan. Dengan kata lain, semakin tinggi
jumlah tetes ekstrak daun dewa, semakin terhambat
pertumbuhan pembuluh-pembuluh darah baru. Sementara
itu, pertumbuhan pembuluh darah baru di telur yang
tidak ditetesi ekstrak daun dewa tetap normal atau
tidak terhambat.
Memang masih diperlukan penelitian lebih jauh mengenai
khasiat daun dewa ini. Namun Prof Hembing, dalam
paparannya di televisi, memasukkan daun dewa sebagai
obat kanker/tumor selain temu putih. Menurutnya, daun
dewa juga bisa untuk mengobati kesemutan, liver
berlemak dan asam urat.
''Saya tahu soal manfaat daun dewa. Saya memakai
umbinya untuk mengobati istri saya yang kena kanker
payudara. Saya bersyukur, istri saya pun akhirnya
sembuh,'' kata Soemarsono, penduduk Pondok Gede,
Bekasi mengenai pengobatan kanker dengan memanfaatkan
khasiat tumbuhan alam.
Ketika menyampaikan informasi ini beberapa waktu lalu,
ia mengatakan bahwa istrinya ini sudah pernah
dioperasi namun tak juga kunjung sembuh. Akhirnya
setelah mendengar bahwa umbi daun dewa mampu mengatasi
kanker, ia pun mulai meracik sendiri ramuan dari umbi
tersebut untuk istrinya.
Daun dewa (Gynura divaricata, Gynura segetum (Lour)
Merr, atau Gynura pseudochina) cukup lama dikenal
sebagai tanaman antikanker. Di beberapa daerah daun
dewa dikenal dengan nama beluntas cina, atau samsit.
Menurut penelitian dari Fakultas Farmasi UGM dan Badan
Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), secara laboratoris
ekstrak etanol daun dewa mampu menghambat pertumbuhan
tumor paru pada mencit (tikus putih kecil). Ekstrak
ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Pada beberapa tulisannya mengenai tumbuhan berkhasiat
obat Indonesia Prof HM Hembing Wijayakusuma
menyampaikan bahwa daun dewa memiliki banyak khasiat.
Manfaat itu berasal dari daun dan umbinya. Daunnya
berkhasiat untuk mengobati luka terpukul, melancarkan
sirkulasi darah, menghentikan pendarahan, pembengkakan
payudara, melancarkan haid, dan lain-lain. Sementara
umbinya berkhasiat untuk mengatasi bekuan darah
pembengkakan, pendarahan, tulang patah, dan lain-lain.
Daun dewa tergolong tumbuhan semak yang subur pada
ketinggian 0-1.000 meter di atas permukaan laut.
Tinggi tumbuhan ini bisa mencapai 50 cm. Daunnya
tunggal bertangkai pendek berbentuk bundar telur
berujung lancip. Kedua permukaan daunnya berambut
dengan warna putih. Warna permukaan daun di bagian
atas hijau tua, sedangkan di bawahnya berwarna hijau
muda. Bunganya terletak di bagian ujung batang,
berwarna kuning berbentuk bonggol.
Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan
(koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat
pembekuan darah), mencairkan bekuan darah, stimulasi
sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan
panas, dan membersihkan racun. Daun dewa mengandung
zat saponin, minyak atsiri, flavonoid, dan tanin. Efek
farmakologis didapatkan dari seluruh tanaman.
Dalam buku Kebun Tanaman Obat Karyasari disebutkan
bahwa daun dewa juga bisa mengatasi kejang pada anak
dan beberapa jenis pendarahan. Untuk mengatasi luka
terpukul, tak datang haid, pendarahan pada wanita,
pembengkakan payudara, batuk, dan muntah darah seluruh
tanaman daun dewa ditumbuk, atau direbus, lalu airnya
diminum. Bila anak-anak mengalami kejang beri minum
air dari satu batang daun dewa.
Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi
kutil dan tumor. Untuk kutil haluskan daun dan
ditempelkan pada bagian yang sakit dan biarkan hingga
keesokkan harinya. Untuk mengatasi tumor, silakan
makan daun dewa sebagai lalap. Untuk kanker buatlah
ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu
putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air
hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya
diminum.
Bagian umbi bisa dimanfaatkan untuk pengobatan luka
terpukul, masuk angin, digigit ular, dan menghilangkan
bekuan darah, serta mengobati stroke. Untuk luka luar,
haluskan umbi, lalu tempelkan pada bagian yang sakit.
Sedangkan untuk pengobatan dalam, umbinya ditumbuk
halus dan ditambah air. Air perasannya diminum setiap
sore hari.
Untuk memperoleh daun dewa mungkin bisa didapatkanpada penjual tanaman obat-obatan, atau pada penjualtanaman hias.


 Kitolod


Kitolod (Isotoma longiflora atau Laurentia longiflora) merupakan tanaman yang sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi gangguan mata (rabun, katarak, minus dan plus). Hal ini dapat dilihat dari kandungan kimia di dalamnya, semisal senyawa alkaloid yakni lobelin, lobelamin dan isotomin. Daunnya mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, dan polifenol.

Selain daun dan bunganya yang manjur buat mengobati berbagai keluhan pada mata, getah tanaman yang mengandung racun  memiliki efek antiradang (antiflamasi), antikanker (antineoplasmik), menghilangkan nyeri dan menghentikan pendarahan. Beberapa bagian dari tanaman ini manjur untuk mengobati penyakit kanker.

Perlu diingat tanaman ini tumbuh di sekitar selokan dan tempat-termpat lembab sehingga tidak bersih, jadi baik bunga maupun daun kitolod yang digunakan haruslah benar-benar bersih. Disarankan untuk menggunakan daun atau bunga kitolod yang dibudidayakan, atau tidak mengunakan tanaman kitolod yang berasal dari tempat yang kotor yang pada akhirnya justru akan memperparah penyakit. Oleh karenanya, alangkah baiknya jika kita menanamnya di dalam pot sebagai tanaman hiasan. Kitolod sangat cocok dijadikan tanaman hias karena bentuk daunnya yang indah serta bunganya yang juga cantik.

Prof. DR (HC) H. W. Isnandar menyebutkan bahwa kitolod juga merupakan tanaman penting dalam menyembuhkan kanker.

Tanaman kitolod mungkin masih terasa asing di telinga kita bila dibandingkan dengan tanaman lain seperti temulawak atau sambiloto. Meskipun begitu, tanaman ini memiliki khasiat yang tidak kalah penting bagi kehidupan manusia. Nama lain dari kitolod adalah star of bethlehem, madam fate dan star flower (Smith, 2001).
Sekilas Pandang
Kitolod merupakan tanaman semak yang memiliki tangkai bunga yang panjang, sesuai dengan nama latinnya (longiflora). Mahkotanya berbentuk bintang dan berwarna putih bersih. Secara sekilas mirip dengan mahkota melati untuk teh (Ipteknet, 2005).
Tinggi tanaman ini sekitar 50cm, habitus semak, dan merupakan tanaman semusim. Bergetah putih yang rasanya tajam dan mengandung racun. batangnya berbentuk bulat, berkayu, dan berwarna hijau. Daun berbentuk panjang, berwarna hijau, permukaan kasar, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi melekuk ke dalam, bergigi sampai melekuk menyirip. Daun merupakan daun tunggal dengan ukuran 2-3cm dan panjangnya 5-15cm. Bunga berbentuk lonceng dengan mahkota berbentuk bintang. Biji berbentuk bulat telur, berukuran kecil dan berwarna putih. Akar tanaman ini berupa akar tunggang (Ali, 2003; Smith, 2001).
Gambar 1. Kitolod (Ipteknet, 2005)
Kitolod cocok untuk tumbuh di daerah dataran tinggi yang dingin meskipun sebenarnya dapat tumbuh di dataran rendah. Kitolod yang ditanam pada dataran rendah memberikan hasil yang kurang sempurna, yaitu daun tidak setebal di dataran tinggi dan daunnya tumpul (Ali, 2003).
Klasifikasi
Menurut Plantamor (2008), klasifikasi dari tumbuhan ini adalah:
  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Super Division : Spermatophyta
  • Division : Magnoliophyta (Angiospermae)
  • Class : Magnoliopsida
  • Subclass : Asteridae
  • Order : Campanulales
  • Family : Campanulaceae
  • Genus : Isotoma
  • Species : Isotoma longiflora (Wild.) Presl
Cara budidaya
Perbanyakan tanaman dengan menggunakan biji. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di pinggir-pinggir selokan, sela-sela bebatuan, bahkan di areal tanaman hias yang terkadang dianggap gulma (Ali, 2003).
Kandungan zat aktif
Kitolod memiliki banyak sekali kandungan zat aktif. Contohnya adalah alkaloid seperti lobelin, lobelamin, dan isotomin. Daunnya mengandung alkaloid, saponin, flovonoid, dan polifenol. Getah tanaman ini beracun, tetapi bagian lain memiliki kandungan efek antiradang, antineoplastik atau antikanker, anti inflamasi atau antiperadangan, analgesik, dan hemostatik (Ali, 2003; Ipteknet, 2005; Smith, 2001).
Penggunaan
Bagian tanaman yang digunakan: Daun, dan seluruh bagian tanaman. Hati-hati dengan getah yang beracun. Penggunaan daun tidak boleh lebih dari 3 lembar dalam 1 kali penggunaan. Sebelum digunakan, usahakan selalu dicuci bersih bagian tanaman yang akan digunakan (Ali, 2003).

Sabtu, 27 Oktober 2012

Cakar Ayam 


Cakar Ayam (Selaginella doederleinii Hieron) Tumbuhan paku-pakuan ini tumbuh ditebing, tepi jurang dan tempat-tempat teduh lainnya yang berhawa dingin. tanaman yang mempunyai nama lain Rumput solo dan cemara kipas gunung ini tumbuh tegak dan tinggi 15 – 35 cm, akar keluar pada percabangan, batang ada yang berbaring dan ada yang berdiri tegak, bercabang menggarpu. Daunnya kecil-kecil, panjang 4 – 5 mm lebar 2 mm, bentuknya jorong, ujung meruncing, pangkal rata, warna permukaan atas hijau tua, permukaan bawah hijau muda. duan tersusun di kiri kanan batang induk sampai pada percabangannya sehingga menyerupai cakar ayam dengan sisik-sisiknya.


Uraian Tumbuhan
Sifat dan Khasiat
cakar ayam rasanya manis, hangat, masuk meridian paru, hati dan lambung. Berkhasiat untuk menghilangkan panas dan lembap, melancarkan aliran darah, antitoksik, antineoplasma, penghenti perdarahan (hemostatis) dan menghilangkan bengkak.
Kandungan Kimia
Tumbuhan ini mengandung alkaloid, phytosterol dan saponin.
Bagian yang Digunakan
Selruh tanaman (herba) yang telah dikeringkan dapat digunakan.
Indikasi
Cakar ayam berkhasiat untuk mengatasi: batuk, sakit tenggorokan, infeksi saluran napas (bronkitis), radang paru (pneumonia), radang akut amandel (tonsilitis akut), hepatitis akut dan kronis, radang kandung empedu (kolesistitis), pengerasan hati (sirosis), perut busung (asites), radang konjungtiva mata (konjungtivitis), infeksi saluran akut kencing, diare, disentri, keputihan, tulang patah. Perdarahan seperti mimisan, muntah darah, berak darah serta kaner korioepitelioma, koriokarsinoma, kanker nasofaring, kanker paru dan kanker saluran cerna.
Cara Pemakaian
Herba kering sebanyak 15 – 30 g, untuk kanker 50 – 100 g. Bahan tersebut direbus dalam 5 gelas air dengan api kecil selama 3 – 4. Setelah dingin air rebusannya diminum beberapa kali hingga habis dalam sehari. Untuk pemakaian luar, herba segar dipipis, lalu ditempelkan ke tempat yang sakit. Digunakan untuk pengobatan rematik, koreng, tulang patah dan luka berdarah.
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
Pemakaian tumbuhan ini akan menghambat sarkoma180 dan kanker serviks14 pada tikus dan sel L16 yang diisolasi dari kanker hati manusia, merangsang fungsi adrenorkortikal tikus, juga merangsang metabolisme dan fungsi retikuloendotelial.
Contoh Pemakaian
Kanker, Sirosis
Herba cakar ayam kering 60 g, daging sapi tanpa lemak 30 – 60 g atau beberapa buah kurma, direbus dengan 5 gelas air bersih selama 4 jam. Setelah dingin disaring lalu minum beberapa kali hingga habis dalam sehari.
Pneumonia, Tonsilitis Akut, Konjungtivitis
Herba cakar ayam kering 30 g, daging sapi tanpa lemak 30 g, rebus dengan 4 gelas air dengan api kecil selama 3 jam. Setelah dingin disaring lalu dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang dan sore hari.
Tulang Patah
Herba cakar ayam kering sebanyak 15 – 30 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba cakar ayam segar setelah dicuci bersih lalu dipipis. Tempelkan ke bagian tubuh yang patah, lalu dibalut. Ganti 3 kali sehari
Rematik
Herba cakar ayam segar dipipis sampai halus. Tempelkan ke bagian yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 – 3 kali sehari.
Catatan
Sudah dibuat larutan infus, tablet dan obat suntuk, dijual dengan nama Decancerlin
Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha / Hadi
 LIPOMA



 

Lipoma adalah suatu gumpalan lemak lembut. Ini merupakan suatu tumor jinak ( non-cancerous) pertumbuhan yang tersusun dari sel lemak yang terkumpul bersama-sama di bawah kulit. Lipoma dapat terjadi di bagian manapun dari badan, di mana ada sel lemak. Lipoma sering terbentuk di dalam lapisan lemak di bawah kulit. Lipoma memiliki variasi dalam ukuran, dari ukuran kacang polong sampai beberapa centimeter garis tengahnya. Lokasi yang paling umum terdapat lipoma adalah pada atas bahu, dada dan punggung, tetapi daerah lain di kulit dapat berkembang juga suatu lipoma.



Selain itu, lipoma dapat terbentuk di dalam badan juga. Bagaimanapun, di dalam kebanyakan kasus penderita tidak akan sadar bahwa mereka mempunyai suatu lipoma, sebab mereka tidak bisa lihat dan lipoma jarang menyebabkan masalah. Lipoma pada umumnya menyajikan seperti, putaran, massa gesit, dengan suatu karakteristik lembut, seperti adonan. Kulit yang di dalamnya terdapat lipoma nampak normal. Lipoma kaleng yang pada umumnya dengan tepat didiagnose oleh penampilan klinis mereka sendiri.
Melalui mikroskop, lipoma terdiri atas mendewasakan adipocytes yang diatur di dalam lobules, banyak orang yang dikepung oleh suatu kapsul berserat. Yang adakalanya, suatu lipoma nonencapsulated menyusup ke dalam otot, dalam hal itu ditunjuk ke sebagai suatu menerobos lipoma.
Empat jenis lain lipoma mungkin dicatat di atas suatu spesimen biopsi:
1. Angiolipoma
Angiolipoma varian membentuk dengan co-existing perkembangbiakan vaskuler. Angiolipoma mungkin menyakitkan dan pada umumnya muncul tidak lama sesudah pubertas.
2. Pleomorphiclipoma
Pleomorphiclipoma adalah varian lain di mana bizarre, sel raksasa multinucleated adalah admixed dengan adipocytes. Normal Pleomorphic presentasi lipoma adalah serupa untuk bahwa dari yang lain lipoma, tetapi mereka terjadi sebagian besar di dalam manusia laki-laki usia 50 – 70 tahun.
3. Adipocytes
Sepertiga varian, sel gelendong lipoma, mempunyai gelendong langsing sel yang admixed di dalam suatu bagian yang dilokalisir muncul adipocytes. Adalah suatu yang baru saja varian yang diuraikan lipoma dangkal,
4. Adenolipoma
Adenolipoma ditandai oleh kehadiran eccrine kelenjar peluh di dalam tumor yang gemuk, jenis ini sering ditempatkan terletak di atas proximial bagian-bagian dari empedu.
APA YANG MENYEBABKAN LIPOMA?
Yang tepat penyebab lipoma tidaklah jelas. Kadang-Kadang lipoma akan dideteksi setelah suatu luka-luka/kerugian. Tetapi tidak pasti apakah mereka disebabkan oleh trauma atau apakah pendeteksian mereka hanya secara kebetulan. Lipoma juga cenderung untuk singgah di keluarga-keluarga yang secara sejarah mereka memiliki masalah dengan tumor jinak ini, faktor yang sangat hal azas keturunan yang mungkin berperanan dalam pengembangan mereka.

APA YANG MENJADI GEJALA SUATU LIPOMA?
Di dalam diri mereka, lipoma tidaklah serius dan paling lipoma tidak menyebabkan permasalahan atau gejala. Tumor ini tumbuh sangat pelan. Kadang-Kadang suatu lipoma di bawah kulit dapat tidak enak dipandang jika tumbuh menjadi beberapa centimeter ke seberang. Jarang, suatu lipoma menekan struktur yang lain dan menyebabkan masalah. Contohnya, jika orang menekan suatu syaraf mungkin menyebabkan sakit. Juga, jarang, suatu lipoma berkembang di dalam memusnahkan dinding dan permasalahan penyebab seperti sakit atau suatu kemacetan menyangkut saluran usus.
Kadang-Kadang suatu meneliti atau penyelidikan lain yang melakukannya untuk pertimbangan lain boleh mendeteksi suatu lipoma di dalam badan penderita.
Lipoma jarang berubah menjadi kanker. Satu negara sumber acuan medis ” Lipoma biasanya jarang mengalami sarcomatous change ( itu adalah berubah menjadi suatu jenis kanker ). Bagaimanapun, belum pernah ada peristiwa dengan meyakinkan didokumentasikan.” Maka, jika demikian lipoma menjadi kanker, itu sangat jarang.

BAGAIMANA CARA MENDIAGNOSIS SUATU LIPOMA?
Orang-orang yang memiliki lipoma mengetahuinya ketika mereka lihat dan merasa seperti gumpalan lembut, berbentuk kubah di bawah kulit mereka. Kebanyakan lipoma terdapat pada wanita – wanita setengah baya. Seseorang dapat menderita lipoma pada segala umur. Lipoma umumnya berkembang sekitar 1 dalam 100 orang terdapat satu atau lebih lipoma. Sebagian orang menerima warisan suatu kecenderungan untuk kembangkan lipoma dan mungkin punya beberapa tentang perbedaan bagian-bagian dari badannya. Kadang-Kadang sebanyak 20 atau lebih berkembang. Oleh karena itu, jadilah lebih umum untuk kembangkan hanya satu atau dua.
Seorang doktor dapat membuat suatu hasil diagnosa dengan pengujian fisik menyangkut gumpalan itu. Jika ada manapun keraguan, doktor boleh melakukan test lainnya, seperti suatu kepindahan atau biopsi jaringan. Ada suatu kesempatan sangat kecil yang suatu gumpalan menirukan suatu lipoma boleh benar-benar adalah suatu format kanker yang disebut liposarcoma. Liposarcoma atau cancerous tumor di dalam lapisan lemak tumbuh dengan cepat, jangan dipindahgerakkan di bawah kulit dan pada umumnya menyakitkan. Suatu biopsi jarum atau suatu CT meneliti secara khas melakukan jika doktor mulai mencurigai munculnya liposarcoma.

BAGAIMANA PERAWATAN BAGI PENDERITA LIPOMA?
Jika kamu mempunyai suatu lipoma, tidak ada perawatan pada umumnya perlu. Bagaimanapun, jika lipoma adalah di dalam suatu penempatan mengganggu, menyakitkan atau sedang bertumbuh, dokter mungkin merekomendasikan bahwa itu dipindahkan. Perawatan meliputi:
1. Steroid Injektion
Perawatan ini menyusutkan lipoma tetapi pada umumnya tidak dengan sepenuhnya menghapuskan tumor itu. Steroid suntikan secara khas menggunakan dengan tumor lebih kecil- itu kurang dari 2.5 centimeter di dalam garis tengah. Suntikan terbaik dilakukan di atas lipoma, kurang dari 1 inci di dalam garis tengah. Suatu one-to-one campuran 1 persen lidocaine ( Xylocaine ) dan triamcinolone acetonide ( Kenalog ), di dalam 1 dosis 10 mg saban mL, disuntik ke dalam pusat luka. Prosedur ini sebaiknya diulangi beberapa kali pada satu tahun. Volume steroid tergantung pada ukuran lipoma, dengan suatu rata-rata 1 bagi 3 mL total volume mengatur. Banyaknya suntikan tergantung pada tanggapan, yang diharapkan untuk terjadi di dalam tiga sampai empat minggu. Kesulitan, yang jarang, adalah hasil tentang pengobatan atau prosedur, dan kaleng dicegah dengan menyuntik yang paling kecil total jumlah yang mungkin dan dengan memposisikan jarum sedemikian sehingga itu ada di pusat lipoma.
2. Liposuction
Perawatan ini menggunakan suatu jarum dan suatu semprotan besar untuk memindahkan tumor yang gemuk itu. Liposuction pada umumnya dilakukan ketika lipoma adalah di dalam suatu penempatan di mana kamu ingin menghindari suatu parut besar. Adalah sukar untuk memindahkan keseluruhan tumor dengan teknik ini.
3. Surgical Removal
Perawatan ini dilakukan dengan operasi Lebih besar lipoma terbaik dipindahkan secara pembedahan dengan menggunting mereka ke luar lewat bius lokal. Lipoma hilang setelah pembedahannya. Orang – orang yang memiliki lipoma pada umumnya tidak memerlukan perawatan medis. Jika mereka tidak ingin diganggu oleh lipoma yang berkembang, kemudian yang terbaik hanya untuk meninggalkannya sendiri.
Bagaimanapun, sebagian orang menganggap lipoma itu tidak enak dipandang. Oleh karena itu, mereka memindahkan lipoma untuk alasan kecantikan. Sesungguhnya suatu lipoma perlu untuk dipindahkan jika sudah menyebabkan gejala seperti tekanan.
Kadang-kadang suatu lipoma di dalam badan dipindahkan untuk memperhatikan di bawah mikroskop untuk meyakinkan pertumbuhannya itu sehingga dapat dideteksi adalah suatu lipoma dan bukan sesuatu yang lebih serius. Lipoma adalah suatu gumpalan lemak yang pada umumnya tidak menyebabkan gejala atau permasalahan. Kebanyakan lipoma adalah kecil dan lebih baik ditinggalkan sendiri.

BAGAIMANA PROSES PENGAMBILAN LIPOMA DALAM TUBUH?
Bagaimanapun, suatu lipoma yang berkembang di bawah kulit dapat kadang-kadang tidak enak dipandang. Jika diperlukan, itu dapat dipindahkan oleh suatu operasi sederhana yang dilakukan di bawah obat bius lokal.Karena suatu lipoma yang terbentuk di bawah kulit, yang pada umumnya dapat dipindahkan oleh suatu pelajaran pelengkap operasi sederhana.
Kepedulian harus diambil untuk menghindari darah atau kegelisahan kapal yang berada hanya di bawah tumor. Sekali sebagian lipoma telah dibedah dari melingkupi jaringan, hemostatsis atau pengapit dapat berkait dengan tumor untuk menyediakan daya tarik kepindahan sisa pertumbuhan tumor itu. Sekali ketika dibebaskan, lipoma adalah yang dikirimkan secara keseluruhan. Melingkupi jaringan dalam lubang dapat untuk memastikan, melengkapi, menyudahi kepindahan tumor itu. Daftar kesulitan penghilangan/ pengucilan mungkin.cukup Hemostasis dicapai berikut kepindahan lipoma yang menggunakan hemostatsis atau jahitan ligation. Ruang yang mati tertutup di bawah kulit dikuburkan, menyela 3-0 atau 4-0 Vicryl jahitan. Adakalanya saluran mungkin telah untuk;menjadi menempatkan untuk mencegah mengalir akumulasi, tetapi ini seharusnya yang dihindarkan jika mungkin. Kulit kemudian adalah menutup dengan disela 4-0 atau 5-0 jahitan nilon. Pembalut luka tekanan ditempatkan untuk mengurangi timbulnya hematoma formasi. Pasien memberi instruksi kepedulian luka rutin, dan luka didaftarkan dua sampai tujuh hari. Jahitan dipindahkan setelah 7 – 21 hari, tergantung penempatan pada tubuh. Spesimen harus disampaikan untuk analisa histologik.
Beberapa obat bius lokal disuntik ke dalam kulit di atas lipoma itu. Sekali ketika kulit sangat adalah ‘numbed’ dengan obat bius lokal, suatu goresan memotong dibuat di atas lipoma itu. Lipoma kemudian dicabut ke luar dari yang memotong dan menebang dari dasar jaringan itu. Luka kemudian dijahit. Lipoma telah dipindahkan dari tubuh.
 KISTA



Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus oleh selaput semacam jaringan di organ reproduksi perempuan yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berasa cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relative mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi menjadi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya.
Kista mempengaruhi siklus haid perempuan karena system hormonal yang terganggu. Secara alami, hormone akan meregulasi pertumbuhan sel telur di ovarium. Medis belum mampu dengan gamblang menjelaskan bagaimana siklus hormonal perempuan penderita terganggu.

Namun berbagai penelitian terus dilakukan untuk memecahkan kasus medis ini agar jumlah penderita kista dapat ditekan.
Follicles adalah semacam kantung-kantung di dalam ovarium yang berisi sel telur. Pada kasus kista, follicles di dalam ovarium hanya berjumlah sedikit. Sel telur di dalam follicles tidak matang, sehingga tidak bisa masuk ke dalam ovarium. Alih-alih, akan membentuk Kristal di dalam ovarium.
Hal inilah yang menyebabkan seorang perempuan mandul. Follicles yang tidak matang dan ketidakmampuan untuk menyalurkan sel telur (proses ovulasi) sepertinya menjadi penyebab rendahnya jumlah hormone stimulasi follicle (HSF), melebihi kandungan hormone androgen di dalam ovarium.
Seorang perempuan yang didiagnosis menderita kista biasanya berusia sekitar 20 – 30tahun. Biasanya perempuan yang memiliki kista, jika dirunut silsilah keluarganya, ada ibu atau nenek yang mengalami gejala kista serupa.
Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan didaerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh didaerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh didaerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Itu merupakan alasan mengapa tumor jinak relative mudah diangkat melalui pembedahan dan tidak terlalu membahayakan kesehatan bagi penderitanya.

Secara keseluruhan, struktur tubuh wanita lebih kompleks daripada pria. Demikian pula organ vital dan penyakit yang mungkin di deritanya, misalnya kista. Kista adalah tumor berupa kantong yang berisi cairan. Organ reproduksi yang dapat mengalami kelainan berupa kista adalah ovarium. Kista ovarium pun beragam jenisnya, tergantung dari jaringan yang membentuknya, dan cairan yang ada didalamnya.
Penyebab timbulnya kista sangat bervariasi, tetapi yang paling sering disebabkan oleh pertumbuhan folikel pada indung telur yang berubah menjadi kista folikel. Folikel sebenarnya adalah kantong yang berisi cairan dalam jumlah normal (tidak berlebihan) dan mengandung sel telur. Kista folikel terbentuk bila pada satu siklus haid, folikel tumbuh menjadi lebih besar dari biasanya dan sel telur tidak bisa keluar dari indung telur (tidak bisa ovulasi).
Seiring berjalannya waktu, kista folikel bisa berubah dengan sendirinya. Kista ini bisa berisi darah yang disebut kista hemoragik atau kista endometrioid. Penyebabnya adalah trauma atau terjadi kebocoran dari pembuluh darah yang sangat kecil ke dalam kantong telur. Cairan kista endometrioid berupa darah haid, dan kista dermoid terdiri dari jaringan rambut dan lemak. Kista termasuk jenis tumor yang angka kejadiannya cukup tinggi pada alat reproduksi. Kista dapat mengganggu proses reproduksi untuk terjadinya kehamilan.

Biasanya, seorang wanita tidak menyadari bila dirinya menderita kista, kecuali kalau sudah besar dan teraba dari luar. Kalaupun ada gejala, yang paling sering timbul adalah rasa sakit bila wanita tersebut menggerakkan perutnya. Rasa sakit ini bisa timbul karena terjadi robekan kista, pertumbuhan yang cepat, tegangan, atau perdarahan yang terjadi ke dalam kistanya sendiri atau kista yang berliku di sekitar suplai perdarahannya. Kista sering ditemukan secara kebetulan saat seorang wanita diperiksa karena ada keluhan pada kandunganya. Pemeriksaan USG merupakan teknik pemeriksaan yang sangat akurat terhadap adanya kista di daerah kandungan.
Teknik USG ini tidak menimbulkan rasa sakit atau berbahaya. Meskipun demikian, pemeriksaan USG harus dilakukan oleh dokter yang memang kompeten dalam pemeriksaan USG. Selain pemeriksaan USG, kista juga bisa terdeteksi dengan pemeriksaan lain seperti pemindaian CAT atau MRI (magnetic resonance imaging). Namun, pemeriksaan ini biasanya relatif lebih mahal.
Pada wanita yang berusia 40 tahun atau kurang dari 40 tahun dan siklus haidnya normal, bila ada benjolan pada indung telur umumnya merupakan kista ovarium yang fungsional. Namun benjolan tersebut tidak benar-benar abnormal karena kondisi abnormal karena kondisi tersebut berkaitan dengan proses ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) yang terjadi pada siklus haid normal. Pada umumnya benjolan seperti ini akan menghilang dengan sendirinya pada siklus-siklus haid berikutnya. Oleh karena itu, bila hal tersebut terjadi, terutama pada wanita berusia 20-30 tahun, kista ini harus diobservasi, apakah pada siklus-siklus haid berikutnya masih ada atau tidak. Jika masih ada, apakah besarnya tetap atau makin membesar.
 MIOMA

Miom - Mioma (Tumor) Rahim


Di rahim dapat muncul satu atau lebih miom. Ukuran miom beragam mulai dari sekecil kacang polong hingga sebesar buah anggur. Pada umumnya miom tetap kecil, tetapi perkembangannya tidak terduga. Ada yang berkembang dengan perlahan, adapula yang berkembang dengan sangat cepat. Sebagian besar kasus miom tidak berbahaya, tidak berhubungan dengan peningkatan risiko kanker, dan sangat jarang berubah menjadi kanker.
Miom membutuhkan penanganan segera jika menimbulkan nyeri panggul yang tajam, tetapi hal ini jarang terjadi. Pada umumnya miom tidak menyebabkan masalah dan jarang membutuhkan penanganan. Terapi obat dan tindakan pembedahan dapat digunakan untuk mengecilkan atau menghilangkan miom jika menyebabkan rasa tidak nyaman atau gejala-gejala yang bermasalah.

Gejala-gejala
Jika terdapat miom rahim, Anda mungkin tidak mengetahuinya. Paling tidak setengah dari wanita penderita miom tidak mempunyai gejala-gejala. Bahkan, sebagian besar diketahui bahwa menderita miom pada saat pemeriksaan rutin panggul atau pada saat perawatan kehamilan.
Gejala-gejala yang paling sering terjadi adalah:
  • Nyeri di perut atau di pinggul.
  • Perut terasa penuh
  • Nyeri sanggama.
  • Gejala anemia karena banyak kehilangan darah haid.
  • Sering berkemih karena miom menekan kandung kemih.
  • Tekanan pada panggul.
  • Infertilitas atau keguguran.
  • Constipation (sembelit).
  • Nyeri haid, perdarahan haid yang tidak normal (lebih banyak atau lebih lama), atau haid tidak teratur
Penyebab
Penyebab terjadinya miom - mioma masih belum jelas diketahui, meski terdapat dugaan faktor turunan mempunyai peranan terhadap penyakit ini. Bilamana terdapat wanita lain dalam keluarga yang mempunyai miom, mungkin Anda juga dapat mempunyai miom.
Pertumbuhan miom juga dikendalikan oleh faktor hormonal, terutama hormon estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan, yang mana kadar estrogennya sangat tinggi. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun. Hormon lain misal progesteron, juga dapat mempengaruhi pertumbuhan miom.
Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh adalah ketidakseimbangan emosi misal sering stres, daya tahan tubuh rendah, gaya hidup yang tidak seimbang, semua itu menyebabkan gangguan pada hormon dan kemungkinan timbul miom. Ukuran besar-kecilnya miom juga dipengaruhi oleh jumlah kalori pada tubuh karena timbunan kalori dalam tubuh mempengaruhi pertumbuhan miom. Makin gemuk seseorang, makin banyak timbunan kalorinya, dan membuat miom tumbuh cepat.
Miom juga dapat terjadi karena adanya faktor bakat, yang kemudian dipicu oleh rangsangan-rangsangan hormon (karena emosi tidak stabil), makan sembarangan dan berat badan yang berlebihan. Rangsangan-rangsangan tersebut yang membuat pertumbuhan miom lebih cepat. Namun pertumbuhan miom paling sedikit memerlukan waktu sekitar 8 tahun.
Infeksi dan jamur di dalam rahim juga bisa menjadi perangsang pertumbuhan miom atau memungkinkan miom tumbuh kembali walaupun telah diangkat. Oleh karena itu kebersihan alat kelamin, berat badan tubuh, dan keseimbangan emosi harus dijaga agar miom tidak terangsang pertumbuhannya.
Pemeriksaan dan diagnosis
Dalam membuat diagnosis dokter akan melakukan pemeriksaan lengkap panggul untuk merasakan adanya miom. Dokter juga melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG), pemeriksaan ini tidak menyakitkan dengan menggunakan gelombang suara untuk menampilkan gambaran rahim pada layar monitor. Gambar ini dapat dilihat secara rinci untuk penilaian pertumbuhan miom.
Mungkin dokter juga akan menyerankan tindakan histeroskopi, yaitu tindakan pembedahan yang tidak bersifat invasif (tidak membahayakan) yang mana teleskop ringan dan kecil dimasukkan melalui vagina dan serviks ke dalam rahim. Dengan pemeriksaan ini dokter dapat memeriksa dinding rahim (endometrium) dan jika perlu mengambil sedikit bahan jaringan.
Penyulit (komplikasi)
Meski pada umumnya miom tidak berbahaya, tetapi miom dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan dapat mengarah pada komplikasi misal anemia karena kehilangan banyak darah. Miom juga membuat sulit untuk hamil karena mengganggu kemampuan sel telur yang telah terbuahi untuk menyusuk (implantasi) pada dinding rahim. Kadangkala miom juga menyumbat saluran untuk melahirkan sehingga menimbulkan komplikasi pada saat kehamilan dan melahirkan.
Pada kasus-kasus yang jarang terjadi, miom dapat tumbuh keluar dari rahim pada stalklike-projection. Jika miom memilin pada stalk ini, maka akan terasa nyeri berat di bagian bawah perut yang tajam dan tiba-tiba. Jika hal ini terjadi, segera berobat ke rumah sakit karena mungkin perlu dilakukan pembedahan.
MIOM - Mioma (TUMOR) RAHIM - Bunda Labibahs
Pengobatan
Jika miom tidak menyebabkan gejala, biasanya dokter akan menyarankan pendekatan “wait and see”, dengan pemeriksaan ulangan dilakukan secara rutin dan kadangkala membutuhkan pemeriksaan USG untuk melihat ukuran miom.
Jika terdapat gejala-gejala, dokter mungkin menyarankan pengobatan berikut ini:
·   Terapi Obat Pil KB yang rendah estrogen digunakan untuk mengendalikan perdarahan haid yang berat. Tetapi obat ini tidak mengendalikan pertumbuhan miom. Obat lain yang disebut agonis GnRH (agonist Gonadothropin-releasing Hormone) dapat digunakan untuk menyusutkan miom dengan mengurangi jumlah estrogen dalam tubuh. Bentuk pengobatan ini bukan pemecahan masalah untuk jangka panjang, tetapi mungkin digunakan untuk persiapan pembedahan. Tetapi agonis GnRH menyebabkan gejala-gejala nya menopause, misal gejolak panas si sekitar leher (hot flashes), perubahan emosi, pusing, vagina kering, dan keropos tulang. Jika dibutuhkan pengobatan jangka panjang, dokter akan menambah obat lain untuk mengurangi gejala-gejala menopause tersebut, tetapi miom dapat muncul kembali setelah pengobatan dihentikan.
·   Pembedahan Kadangkala diperlukan pembedahan untuk mengangkat miom. Salah satu pilihannya adalah miomektomi, yaitu tindakan pembedahan yang mana hanya miomnya saja yang diangkat dan rahim tetap dibiarkan. Ini merupakan pilihan yang paling sesuai untuk wanita yang masih ingin mempunyai anak. Pilihan pembedahan lain adalah histerektomi untuk mengangkat rahim. Histerektomi mempunyai laju komplikasi yang rendah dibanding miomektomi dan merupakan pemecahan masalah secara tuntas untuk miom rahim. Sedangkan dengan miomektomi, sekitar 10% kasus miom dapat muncul kembali.

Beberapa tahun belakangan ini telah dikembangkan teknik pembedahan yang lebih tidak invasif, misal histeroskopi dan laparoskopi untuk menghilangkan miom. Pada tindakan ini digunakan alat teropong (teleskop) tipis dan panjang yang dilengkapi lampu dan kamera video untuk melihat daerah yang akan ditangani pada video monitor. Dengan laparoskopi, sebuah teleskop dimasukkan melalui tusukan kecil di bawah pusar dan peralatan khusus digunakan untuk menghilangkan miom. Dengan teknik-teknik ini akan cepat pulih dan hanya sedikit luka parut. Tetapi teknik ini merupakan pilihan bilamana ukuran miom masih kecil (5-6 cm). Bilamana miom cukup besar, terlebih dulu digunakan pengobatan agonis GnRH untuk menyusutkan miom, dengan penyuntikan setiap 4 minggu sekali ke dalam jaringan lemak di kulit dekat pusat. Setelah ukuran miom menyusut baru dilakukan tindakan laparoskopi.

·   Embolisasi miom rahim Tindakan tanpa pembedahan ini merupakan pilihan lain bagi beberapa wanita yang ingin menghindari pembedahan. Tindakan ini dirancang untuk menyusutkan miom dengan memotong persediaan darah yang ke arah miom - mioma. Pada tindakan ini, dokter Radiologis menggunakan gambar sinar-X untuk mengarahkan pipa tipis (kateter) pada tempatnya. Kemudian dokter memasukkan partikel kecil dari plastik atau gelatin melalui kateter untuk menyumbat aliran darah di dalam miom. Tanpa persediaan darah, miom akan menyusut dan hilang setelah beberapa waktu.


Penyakit Miom adalah penyakit sejenis tumor jinak yang berada pada dinding rahim. Penyakit Miom juga sering disebut Mioma, , Tumor Otot rahim atau Tumor Fibroid karena berasal dari sel jaringan fibro.
Jumlah penderita belum diketahui secara akurat karena banyak yang tidak merasakan keluhan sehingga tidak segera memeriksakannya ke dokter, namun diperkirakan sekitar 20-30% terjadi pada wanita berusia di atas 35 tahun.

Penyebab Penyakit Miom
Faktor keturunan bisa menjadi penyebab penyakit miom (atau yang sering disebut sebagai mioma uteri). Penyebab lainnya yang sering kita temui yaitu adanya ransangan hormon, obesitas, dan makanan yang tinggi kadar lemaknya. Obesitas bisa menyebabkan ketidakseimbangan ransangan hormon dan kekebalan tubuh sehingga memicu timbulnya penyakit miom dalam tubuh. Dalam keadaan hamil, adanya infeksi dan jamur juga dapat membuat penyakit miom timbul kembali meskipun sudah dilakukan operasi pengangkatan.
Jika terdapat , Anda mungkin tidak mengetahuinya. Paling tidak setengah dari wanita penderita miom tidak mempunyai gejala-gejala. Bahkan, sebagian besar diketahui bahwa menderita penyakit miom pada saat pemeriksaan rutin panggul atau pada saat perawatan kehamilan.


Peluang hamil. Berkurang jika, penyakit miom tumbuh di saluran leher rahim, kerena leher rahim menjadi kecil dan menghambat masuknya sperma ke rahim sehingga mempersulit pembuahan. Jadi penyakit miom harus dihilangkan dulu. Penyakit Miom juga akan membuat sulit hamil, jika tumbuh di dinding rahim karena menghambat “penanaman” atau implantasi sel telur yang telah dibuahi di sana.
Hamil dengan miom. Perlu berhati-hati. Pada trimester pertama ada ancaman keguguran sebab penyakit miom yang membesar akan mendorong embrio sehingga tidak bisa menempel dengan baik di dinding rahim. Bila kehamilan berlanjut, penyakit miom dapat mendesak janin sampai plasenta previa (plasenta tumbuh di bawah rahim) dan pendarahan persalinan.
Penyakit Miom akan memicu keluhan di sistem reproduksi, diantaranya:
  1. Perasaan abnormal
  2. Ketidaknyamanan di panggul. Hal itu karena pembesaran uterus akibat penyakit mioma menyebabkan sensasi tekanan, frekuensi berkemih, inkontinensia, dan konstipasi (sembelit)
  3. Dismenore (nyeri perut)
  4. Infertilitas (sekitar 2- 3% kasus infertilitas dipicu normal)
  5. Jika sedang hamil, penyakit mioma berpotensi menyebabkan keguguran spontan


 TUMOR


Tumor adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan adanya pertumbuhan massa (solid/padat) atau jaringan abnormal dalam tubuh. Massa ini timbul sebagai akibat dari ketidak-seimbangan pertumbuhan dan regenerasi sel. Selain itu juga biasanya tidak berguna dan tidak diperlukan oleh tubuh. Tumor berbeda dengan kista (cairan) ataupun abses (bisul). Tumor ada 2: tumor jinak dan tumor ganas (kanker). Di Indonesia sendiri, istilah tumor lebih mengacu kepada tumor jinak.

Tumor jinak, tidak selalu berarti ‘tidak berbahaya’, meskipun sebagian besar biasanya tidak berbahaya. Sebuah tumor jinak (benign tumor) masih dapat berkembang, dan bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan, syaraf atau organ di dekatnya. Tergantung lokasi dan besarnya, tumor masih dapat menjadi penyakit yang serius dan membahayakan jiwa, seperti: tumor otak.

Gejala & Pengobatan Tumor

Gejala tumor biasanya berbentuk benjolan yang terlihat pada bagian tubuh dan tidak sakit. Bila sudah mengganggu jaringan sekitarnya, dokter dapat menyarankan operasi pengangkatan (pembedahan). Saat ini teknik pembedahan sudah berkembang pesat, bahkan melibatkan teknologi bedah laser, maupun cryosurgery (pembekuan) tumor.

Jenis-Jenis Tumor :

Fibroma

Mengacu pada semua jenis tumor yang mengandung serat jaringan epitel.

Neuro-fibromitosis

Neuro-fibromitosis adalah tumor yang berasal dari jaringan ikat pembungkus saraf tepi, yang diturunkan secara genetik, dan biasanya lebih banyak terjadi pada pria daripada wanita.

Neuro-fibromitosis bermanifestasi pada kulit sebagai suatu benjolan-benjolan lunak berbatas tegas, tidak nyeri, mudah digerakkan, serta ditemukan adanya bercak yang berwarna merah sampai cokelat. Benjolan-benjolan ini, penyebarannya bisa sampai ke semua anggota tubuh, dari kepala sampai kaki, sepanjang saraf tepi.

Pada beberapa penderita, pertumbuhan ini menimbulkan masalah, seperti: hilangnya elastisitas pembuluh darah ginjal, kekakuan saluran kelenjar air mata sehingga mata sering berair, optic glioma, gangguan pendengaran, dan gangguan pada tulang belakang seperti skoliosis, penyempitan tulang belakang dan gangguan tulang panjang seperti pseudoarthrosis.

Karena sifatnya genetik, maka belum ada pengobatan yang dapat menghentikan pertumbuhannya. Operasi pembedahan dan radiasi, biasanya dimaksudkan untuk memperkecil atau mengontrol perkembangannya saja. Bila tumbuh mendekati saraf, maka sarafnya juga harus diangkat.

Glioma

Glioma adalah jenis tumor yang dimulai di otak atau tulang belakang. Gejala glioma tergantung pada bagian mana dari sistem saraf pusat terpengaruh. Sebuah glioma otak bisa menyebabkan sakit kepala, mual dan muntah, kejang, dan gangguan saraf kranial sebagai akibat tekanan intrakranial meningkat.

Sebuah glioma pada saraf optik dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. Glioma kabel spinal dapat menyebabkan rasa sakit, kelemahan, atau baal pada ekstremitas. Glioma dapat menyebar melalui cairan serebrospinal ke sumsum tulang belakang. Selanjutnya lihat artikel ‘Kanker Otak’ pada website ini.

Meningioma

Meningioma adalah tumor pada selaput pelindung otak, yang lebih banyak menyerang wanita daripada pria, terutama usia 50-60 tahun. Kebanyakan meningioma bersifat jinak (benign). Selanjutnya lihat artikel ‘Kanker Otak’ pada website ini.

Osteo-chondroma

Osteo-chondroma adalah tumor jinak tulang yang paling umum terjadi, terutama pada remaja usia 10-20 tahun. Penyebabnya biasanya mutasi gen, radiasi atau trauma.

Adenoma Adenoma adalah suatu tumor jinak dari kelenjar. Adenoma dapat tumbuh di banyak organ, misalnya: usus besar, kelenjar adrenal, kelenjar hipofisis, tiroid, dll Meskipun adenoma tergolong jinak, dari waktu ke waktu mereka dapat berkembang menjadi menjadi ganas (adenokarsinoma).

Fibroadenoma Mammae (FAM)

Fibroadenoma Mammae (FAM) adalah tumor jinak tidak berbahaya yang bisa timbul pada payudara remaja dan wanita berusia <30 tahun. Benjolan biasanya kecil, solid, kenyal, bulat elastis dengan batas tepi yang jelas. Diduga penyebabnya adalah kelebihan hormon estrogen. Tumor ini dapat membesar menjelang menstruasi atau pada saat kehamilan.


Gambar 1. Contoh Fibroadenoma

Mioma

Mioma adalah tumor fibroid pada rahim yang menyerang 20-25% wanita usia reproduksi. Mioma bisa berbentuk massa tunggal atau biasanya majemuk, yang kepadatannya bervariasi dari keras, kenyal hingga lunak.


Gambar 2. Contoh Mioma

Penyebabnya belum diketahui, tapi dicurigai hormon estrogen berperan dalam merangsang pertumbuhan mioma. Mioma memiliki potensi untuk membesar selama kehamilan dan mengecil setelah menopause.

Gejala umum yang dirasakan penderita mioma antara lain: kram perut menjelang haid, darah haid bergumpal, gangguan BAB atau buang air kecil, perut membesar, cepat kenyang, dll. Penderita mioma juga memiliki resiko tidak dapat hamil, komplikasi kehamilan serta keguguran, tergantung lokasi dan besarnya tumor.

Mioma, terutama yang berukuran besar, biasanya diobati dengan operasi pengangkatan. Mioma tidak pernah benar-benar hilang (dapat kambuh kembali). Karena itu penting bagi wanita dengan mioma untuk menjaga pola hidup sehat dan daya tahan tubuh.

Rabu, 24 Oktober 2012

 Apa Itu Kanker?
Pengertian sederhana kanker adalah suatu penonjolan atau pertumbuhan tidak wajar yang dapat terjadi pada setiap bagian tubuh. Setiap benjolan yang keras, tidak sakit dan tumbuh perlahan-lahan pada salah satu bagian tubuh. Penyakit ini berbahaya dan sering kali memerlukan operasi/pembedahan oleh para medis.

Pengertian lengkap kanker adalah pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal, berkembang dengan cepat, tidak terkendali, dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan sekitar (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ organ penting serta syaraf tulang belakang. Sel-sel yang berkembang ini akan menumpuk, mendesak dan merusak jaringan dan organ yang ditempati. Penumpukan sel baru inilah yang disebut tumor ganas.

Kanker dapat terjadi disemua organ tubuh dari otak hingga kaki. Bersyukurlah bila kanker  terjadi di bagian permukaan tubuh karena dapat dideteksi dan diobati sejak dini. Bila terjadi di dalam tubuh, biasanya terdeteksi saat stadium lanjut sehingga sulit diobati? 

Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut : 
1. Faktor keturunan
Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar. Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara. 
2. Faktor Lingkungan
- Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru - paru, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih.
- Sinar Ultraviolet dari matahari
- Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan dalam sinar rontgen dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan ledakan bom atom yang bisa menjangkau jarak yang sangat jauh. Contoh, orang yang selamat dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II, berisiko tinggi menderita kanker sel darah, seperti Leukemia. 
3. Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia.
Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama kanker pada saluran pencernaan. Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker adalah : 
- Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung
- Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker kerongkongan.
- Zat pewarna makanan
- Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.
- Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan.
4. Virus
Virus yang dapat dan dicurigai menyebabkan kanker antara lain :
- Virus Papilloma menyebabkan kutil alat kelamin (genitalis) agaknya merupakan salah satu penyebab kanker leher rahim pada wanita. 
- Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi (kanker sistem pembuluh darah yang ditandai oleh lesi kulit berwarna merah) 
- Virus Hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati. 
- Virus Epstein - Bar (di Afrika) menyebabkan Limfoma Burkitt, sedangkan di China virus ini menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan. Ini terjadi karena faktor lingkungan dan genetik. 
- Virus Retro pada manusia misalnya virus HIV menyebabkan limfoma dan kanker darah lainnya. 
5. Infeksi
- Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker kandung kemih karena terjadinya iritasi menahun pada kandung kemih. Namun penyebab iritasi menahun lainnya tidak menyebabkan kanker. 
- Infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu. 
- Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel. 
6. Faktor perilaku
- Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol. 
- Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti pasangan. 
7. Gangguan keseimbangan hormonal
Hormon estrogen berfungsi merangsang pertumbuhan sel yang cenderung mendorong terjadinya kanker, sedangkan progesteron melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang berlebihan. - Ada kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria. 
8. Faktor kejiwaan, emosional
- Stres yang berat dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh. Keadaan tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana sel jadi hiperaktif dan berubah sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker. 
9. Radikal bebas
Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai electron bebas yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Sumber - sumber radikal bebas yaitu : 
  • Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme. 
  • Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari. 
  • Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak pada proses metabolisme) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis,maupun biologis. 

 Jenis Penyakit Kanker - Ada lebih dari 100 jenis kanker beserta berbagai macam penyebabnya, mulai dari radiasi, bahan kimia, hingga virus. Tapi kesamaannya, kanker ditandai dengan pertumbuhan sel yang abnormal. Kanker apa saja yang paling mematikan dan kenapa sulit disembuhkan? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) kanker adalah penyebab kematian nomor dua di Amerika setelah penyakit jantung. Bahkan ketika telah didiagnosis sejak dini dan ditanggulangi dengan perawatan mutakhir, kanker masih memiliki kekuatan untuk membunuh.

Memang telah ada banyak perawatan yang berhasil saat ini dan tidak dijumpai beberapa puluh tahun yang lalu. Namun pengobatan kanker masih tetap sulit dipahami karena banyak faktor. Pertumbuhan sel kanker tetap tak terduga dan masih misterius dalam beberapa kasus. Bahkan
sahabat anehdidunia.blogspot.com, setelah melalui pengobatan yang tampaknya efektif, sel-sel kanker mampu bersembunyi pada beberapa pasien dan muncul kembali.

Sekitar US$ 200 miliar (sekitar Rp 1.800 triliun) telah dihabiskan dalam penelitian kanker sejak awal tahun 1970-an. Kelangsungan hidup bagi semua pasien kanker di AS juga telah meningkat dari sekitar 50% pada 1970-an hingga mencapai 65 % pada saat ini.

"Kami tidak akan bisa mencapai kemajuan seperti sekarang ini jika ilmu kesehatan tidak didanai. Dasar dari ilmu pengetahuan mengajarkan kami tentang mekanisme dan efektivitas obat-obatan. Kami mengambil informasi itu dan menerapkannya ke dalam klinik untuk mengetahui apakah cara-cara baru itu berhasil dalam mengobati kanker," kata Dr Len Lichtenfeld, wakil kepala medis dariAmerican Cancer Society seperti dilansir myhealthnewsdaily.com.

Berikut adalah 10 jenis kanker yang paling banyak merenggut nyawa pada tahun 2003 hingga 2007 menurut National Cancer Institute (NCI):


1. Kanker paru-paru dan bronkial

 http://anehdidunia.blogspot.com
Kanker paru-paru dan bronkial adalah kanker pembunuh nomor satu di Amerika Serikat. Merokok dan memakai produk tembakau adalah penyebab utamanya. Kanker ini paling banyak menyerang orang berusia 55-65 tahun.

Ada dua jenis utama kanker ini: kanker sel paru besar yang paling banyak ditemui, dan kanker sel paru kecil yang menyebar lebih cepat. Lebih dari 157.000 orang diperkirakan meninggal karena kanker paru-paru dan bronkial pada tahun 2010.

2. Kanker usus besar dan rektum


http://anehdidunia.blogspot.com 
Kanker usus besar tumbuh di jaringan usus besar, sedangkan kanker rektum tumbuh di beberapa sentimeter di usus besar dekat anus. Kebanyakan kasus diawali dengan gumpalan kecil sel jinak atau polip dan dari waktu ke waktu tumbuh menjadi kanker.

Pemeriksaan sangat dianjurkan untuk menemukan polip sebelum berubah menjadi kanker. Kanker kolorektal diperkirakan membunuh lebih dari 51.000 orang pada tahun 2010.

 3. Kanker prostat
 
http://anehdidunia.blogspot.com 
Kanker ini merupakan penyebab utama kematian karena kanker nomor dua pada pria setelah kanker paru-paru dan bronkial. Kanker prostat biasanya mulai tumbuh perlahan-lahan di kelenjar prostat, kelenjar yang menghasilkan cairan mani untuk mengangkut sperma.

Beberapa jenis kanker ini masih terbatas pada kelenjar prostat, dan lebih mudah diobati. Tetapi jenis lainnya lebih agresif dan menyebar lebih cepat. Kanker prostat diperkirakan membunuh sekitar 32.000 orang pada tahun 2010.

4. Leukemia
 
http://anehdidunia.blogspot.com 
Ada banyak jenis leukemia atau kanker darah dan semuanya menyerang jaringan tubuh yang membentuk darah seperti sumsum tulang dan sistem limfatik. Kanker darah mengakibatkan kelebihan produksi sel darah putih yang abnormal.

Jenis leukemia diklasifikasikan berdasarkan seberapa cepat penyebarannya dan sel-sel apa saja yang dipengaruhi. Jenis leukemia akut myelogenous adalah yang paling ganas dan membunuh 41.714 orang pada tahun 2003 hingga 2007. Hampir 22.000 orang diperkirakan akan meninggal karena leukemia pada tahun 2010.

 5. Limfoma non-Hodgkin
 
http://anehdidunia.blogspot.com 
 
Kanker ini menyerang limfosit, sejenis sel darah putih dan ditandai oleh kelenjar getah bening yang membengkak, demam dan mengalami penurunan berat badan.

Ada beberapa jenis limfoma non-Hodgkin dan dikategorikan berdasar kecepatan tumbuhnya dan jenis limfosit yang terkena. Limfoma non-Hodgkin lebih mematikan daripada limfoma Hodgkin dan diperkirakan telah membunuh lebih dari 20.000 orang pada tahun 2010.

6. Kanker payudara
http://anehdidunia.blogspot.com
 
Kanker payudara adalah kanker yang terpopuler nomor dua di Amerika Serikat setelah kanker kulit. Kanker ini juga dapat menyerang pria. Terdapat hampir 2.000 kasus kanker payudara pada pria antara tahun 2003 hingga 2008.

Sel kanker biasanya terbentuk di dalam saluran yang mengalirkan susu ke puting susu atau kelenjar yang memproduksi susu. Hampir 40.000 orang diperkirakan meninggal akibat kanker payudara pada tahun 2010.

7. Kanker pankreas


http://anehdidunia.blogspot.com
 
Kanker pankreas muncul di jaringan pankreas yang membantu pencernaan dan mengatur metabolisme. Deteksi dan penanganan sejak dini sulit dilakukan karena seringkali bersifat diam-diam dan cepat menyebar. Kanker pankreas diperkirakan merenggut 37.000 jiwa pada tahun 2010.

8. Kanker hati dan saluran empedu intrahepatik

http://anehdidunia.blogspot.com
 
Kanker hati adalah salah satu bentuk kanker yang paling umum di seluruh dunia, tetapi jarang ditemui di Amerika Serikat.

Kanker ini erat kaitannya dengan kanker saluran empedu intrahepatik yang menyerang saluran yang membawa empedu dari hati ke usus kecil. Hampir 19.000 orang Amerika diperkirakan mati karena kaner hati dan saluran empedu intrahepatik pada tahun 2010.

9. Kanker ovarium


http://anehdidunia.blogspot.com
 
Kanker ovarium adalah penyebab kematian akibat kanker nomor empat pada wanita antara tahun 2003 hingga 2007. Usia rata-rata perempuan yang didiagnosis mengidap kanker ini adalah 63 tahun. Kanker ini lebih mudah diobati tapi lebih sulit dideteksi pada tahap awal.

Gejala-gejalanya meliputi ketidaknyamanan perut, desakan untuk buang air kecil dan nyeri panggul. Hampir 14.000 perempuan diperkirakan mati akibat kanker ovarium pada tahun 2010.

10. Kanker esophageal


http://anehdidunia.blogspot.com
 
Kanker ini dimulai dalam sel-sel yang melapisi esofagus, yaitu tabung yang membawa makanan dari tenggorokan ke perut, dan biasanya terjadi di bagian bawah kerongkongan.

Pria lebih mungkin meninggal daripada perempuan karena kanker esophagus antara tahun 2003 hingga 2007. Kanker ini diperkirakan membunuh 14.500 orang pada tahun 2010.